Cara Strategi Investasi Deposito Yang Mudah Diaplikasikan

By | 27/05/2022

Cararesep.com – Cara Strategi Investasi Deposito Yang Mudah Diaplikasikan . Bagi investor pemula, berinvestasi di deposito adalah pilihan terbaik. Alasannya adalah:

Investasi ini sangat mudah dilakukan dan bahkan risikonya minimal. Meski risikonya minim, bukan berarti depositnya tidak menguntungkan.

Apakah Anda tahu? Deposito berbeda dengan menabung di bank. Menyimpan uang di bank itu aman, tetapi hasilnya sedikit.

Karena bunga yang diberikan kepada tabungan tidak sebanding dengan kenaikan inflasi.

Oleh karena itu, kita perlu memilih beberapa pilihan investasi yang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. Mulai dari reksa dana, saham, obligasi hingga investasi real estate.

Namun, jika Anda masih ragu dengan pilihan investasi ini, menabung dalam bentuk deposito mungkin bisa menjadi pilihan terbaik. Karena suku bunganya lebih tinggi dari suku bunga tabungan biasa.

Jika suku bunga tabungan antara 0,5 persen dan 3 persen, sedangkan suku bunga deposito antara 5 persen dan 6,2 persen.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara berinvestasi dengan strategi deposit yang tepat.

Apa itu Strategi Investasi Deposito yang Mudah Diimplementasikan?

Karena dana investasi deposito ini dijamin oleh pemerintah, maka risikonya seringkali lebih rendah daripada investasi di saham, reksa dana, dan lain-lain.

Namun, selama dana setiap orang di bank tidak melebihi Rp. 2 miliar, uang kertas dijamin akan diberikan.

Oleh karena itu, dana Anda akan tetap aman meskipun terjadi kecelakaan pada bank yang bersangkutan. Ada beberapa strategi yang bisa digunakan untuk mengubah deposito menjadi investasi yang menguntungkan.

Jangan Salah Memilih Jenis Deposito

Di Indonesia biasanya ada tiga jenis deposito, yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito dan deposito on call. Ketiga jenis tabungan ini masing-masing memiliki kelebihan.

Dari ketiga jenis deposito tersebut, deposito masih menjadi primadona. Hal ini dikarenakan jenis simpanan tersebut memiliki jangka waktu yang berbeda.

Anda harus bisa menentukan jenis tabungan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Misalnya, jika Anda ingin berinvestasi selama 2 tahun tanpa mempertaruhkan suku bunga rendah, maka deposito berjangka ini adalah produk yang tepat.

Selain itu, proses pendaftaran deposito berjangka sangat sederhana dan cocok untuk investor pemula.

Jika Anda khawatir akan kebutuhan dana yang mendadak, cobalah untuk mempertimbangkan jenis deposit on call.

  1. Tentukan periode waktunya

Dalam hal memilih jangka waktu ketika melakukan investasi deposito. Anda harus dapat memilih periode waktu yang tepat untuk melakukan deposit dengan menentukan waktu yang diperlukan untuk tujuan itu

Anda, dan pastikan untuk menghitung bunga yang diperoleh pada akhir waktu setoran. Saat menentukan berapa lama Anda akan menginvestasikan uang dalam setoran investasi,

pertimbangkan secara pribadi kapan Anda akan membutuhkan dana tersebut. Mungkin, jika Anda memiliki dana cadangan lain, cadangan ini akan dimasukkan ke dalam setoran pertama Anda pada saat jatuh tempo.

2. Bandingkan Suku Bunga

Suku bunga yang tinggi merupakan salah satu fitur yang diharapkan oleh setiap nasabah ketika memilih deposito berjangka.

Namun, suku bunga tinggi tidak selalu baik. Suku bunga deposito biasanya berubah setiap empat bulan, keputusan ini dibuat oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

sebagai instansi pemerintah yang mengawasi dan mengawasi simpanan nasabah. Suku bunga maksimal yang dapat diberikan oleh bank adalah suku bunga penjaminan yang ditetapkan oleh LPS.

Jika Anda melebihi tingkat bunga, dana Anda tidak akan dijamin oleh pemerintah. Oleh karena itu, bahkan jika Anda ingin memilih bank yang

menawarkan suku bunga tertinggi, Anda harus tetap berhati-hati dan tetap memilih bank dengan suku bunga dalam fase normal.

3. Dana Investasi Deposito Terpisah

Strategi investasi dengan deposito yang bisa mendatangkan keuntungan lebih adalah dengan membagi dana deposito menjadi beberapa pos.

Misalnya: jika Anda memiliki dana dalam jumlah besar yang direncanakan atau akan disimpan.

Bagilah uang Anda menjadi dua atau tiga jangka waktu, Anda dapat menggunakan jangka waktu satu bulan, dan beberapa dapat menggunakan deposito tiga atau satu tahun.

Setelah tahap pertama selesai, Anda dapat menarik uang tunai dan menginvestasikannya kembali dalam bentuk deposit.

Alhasil, Anda bisa mendapatkan uang tunai lebih cepat dan tanpa penalti. Peluang suku bunga yang lebih tinggi juga akan tersedia nanti.

Untuk melakukan investasi deposit yang Anda lakukan jauh lebih menguntungkan daripada beberapa strategi deposit di atas. Tentukan strategi yang paling cocok untuk Anda.

Namun, itu juga tergantung pada jumlah yang akan Anda setorkan dan kemajuan level setoran.

Untuk mendapatkan pengembalian investasi dalam bentuk deposito, Anda harus benar-benar memperhatikan dalam memilih strategi dan karakteristik investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *